Kamis, 29 Agustus 2013

Peuyeum Ketan Kuningan Idola

Peuyeum Ketan Kuningan Idola

Kabupaten Kuningan sejak awal Kemerdekaan sudah dikenal di mancanegara. Saat itu, perjanjian Linggajati dilaksanakan di Linggajati orang lebih mengenalnya dengan nama Linggarjati Kab. Kuningan.

Alam Kab. Kuningan juga sudah banyak dikenal dan dinikmati oleh masyarakat, khususnya para wisatawan. Banyak makanan khas Kabupaten Kuningan semacam opak yang oleh masyarakat disebutnya beca dan yang paling populer peuyeum ketan.

Khusus peuyeum ketan, para wisatawan banyak yang doyan. Bahkan, mereka banyak yang membelinya sebagai buah tangan bagi keluarganya di rumah. Rasa peuyeum ketan Kuningan ini berbeda dari produk daerah lain. Luar biasa. Manisnya pas di lidah. Peueutnya (air peuyeum) banyak digemari dan menjadi idola.

Para pedagang kuliner di Kuningan, umumnya selalu menjual peuyeum (tape) ketan yang memiliki tekstur dan aroma khas, membangkitkan selara. Mereka mengemasnya dalam ember. 

Untuk ember yang besar yang berisi sekitar 100 bungkus peuyeum ketan yang dibungkus daun jambu air dipatok harga Rp 55.000.- ember yang lebih kecil dengan isi 60 bungkus peuyeum ketan dibanderol Rp. 35.000.-

Seorang pedagang mengemukakan, saat arus mudik dan arus balik banyak produk peuyeum ketan yang dibeli. Heti, misalnya, dalam tempo tiga hari saja peuyeum ketan yang terjual mencapai 500 ember ukuran besar dan kecil. “Hari-hari wisata biasa, peuyeum ketan yang terjual tidak selaris saat mudik dan balik”, ujarnya

Jadi, jika berwisata ke Kuningan untuk menyaksikan panorama indah Kabupaten Kuningan dengan gunung Ceremai yang menjulang dan menantang, peuyeum ketanlah yang menjadi idola para wisatawan sebagai buah tangan untuk keluarga dan kerabat yang ada di rumah.

Promosikan Brand Anda disini. 


Kirim deskripsi lengkap tentang menu Kuliner Ramadhan Anda. 
"Konten : nama Brand, nama Menu, Foto, Lokasi, cp, kelebihan, kategori produk. (maks 2 menu)". 


PROMOSI GRATIS SEBELUM BULAN RAMADHAN 2013



EmoticonEmoticon